Postingan

Karena 'saling' itu tidak sendirian.

Tulisan kali ini untuk kalian—orang yang merubah diri untuk orang yang kalian cintai. Aku ingin meminta satu hal kepada kalian, tolong jadilah diri kalian sendiri, jangan mengubahnya. Karena sebenarnya kamu akan menjadi lebih indah dan bermakna jika menjadi dirimu sendiri. Mungkin kamu akan berpikir, "bagaimana bisa aku mendapatkan atau menyenangkan hatinya jika aku tak merubah sikapku yang ia tak sukai?" Atau bahkan, "ini sebuah bukti bahwa aku benar-benar serius menyayanginya, aku ingin dia senang atas perubahan yang siginifikan dariku." Baiklah. Itu pilihanmu. Namun izinkan aku mengeluarkan pendapatku, ya? Menurutku, ketika seseorang saling mencintai, itu tandanya harus saling menerima satu sama lain, entah itu sifat maupun kebiasaan yang baik ataupun buruk. Karena jika hanya salah satu pihak yang menerima apa adanya, sedangkan pihak yang lain tak menyukai salah satu sifat atau kebiasaan yang ada pada dirimu, itu bukanlah cinta yang sesungguhnya. Kemudian...

Bagaimana kalau kita?

Dalam sebuah cerita, ada lembar kosong yang waktu berikan untuk aku goreskan "Apa yang ingin kau tulis?" tanya sang waktu. "Bagaimana kalau kita?" Sang waktu bingung, "Mengapa kita? Siapa yang kau harapkan?" Aku melihatmu. Kau adalah cerita-cerita yang ingin aku goreskan saat waktu memberikan lembaran momen. Kau adalah tiga huruf aksara yang menjadi sebuah ramuan untuk memberi senyum saat mata ini menatapmu.